Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Majas Hiperbola

Hello, Sahabat Shukpopup! Selamat datang di artikel ini yang akan membahas tentang majas hiperbola. Apakah kamu penasaran dengan pengertian, ciri-ciri, dan contoh-contoh majas hiperbola? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Pengertian Majas Hiperbola

Majas hiperbola adalah salah satu majas atau gaya bahasa yang sering digunakan dalam tulisan, baik itu sastra maupun non-sastra. Majas ini menggunakan perbandingan yang berlebihan atau berlebih-lebihan untuk menyampaikan pesan atau makna tertentu. Dalam majas hiperbola, penyampaian makna dilakukan dengan cara memberikan penggambaran yang berlebihan atau tidak sesuai dengan kenyataan.

Ciri-Ciri Majas Hiperbola

Berikut adalah beberapa ciri-ciri dari majas hiperbola:

    1. Menggunakan perbandingan berlebihan atau berlebih-lebihan

Majas hiperbola menggunakan perbandingan yang melebih-lebihkan sesuatu untuk memberikan kesan dramatis atau efek yang kuat pada pembaca atau pendengar. Perbandingan yang digunakan bisa berupa angka, ukuran, atau kata-kata yang berlebihan.

    1. Menggunakan kata-kata kiasan

Dalam majas hiperbola, seringkali digunakan kata-kata kiasan yang tidak dapat diartikan secara harfiah. Kata-kata ini digunakan untuk memberikan efek yang lebih menarik dan menggambarkan sesuatu secara berlebihan.

    1. Memberikan kesan yang berlebihan

Tujuan utama dari majas hiperbola adalah memberikan kesan yang berlebihan atau lebih besar dari kenyataan. Hal ini bertujuan untuk menarik perhatian pembaca atau pendengar dan memberikan kesan yang kuat pada pikiran mereka.

Contoh-contoh Majas Hiperbola

Berikut adalah beberapa contoh majas hiperbola:

    1. “Tasnya berat sekali, sepertinya berisi setumpuk batu.”

Pada contoh kalimat ini, penggunaan hiperbola terlihat pada perbandingan beratnya tas dengan batu yang sebenarnya tidak mungkin dimasukkan ke dalam tas.

    1. “Dia berlari secepat kilat.”

Pada kalimat ini, penggunaan perbandingan “secepat kilat” menekankan kecepatan lari seseorang yang diungkapkan dengan cara berlebihan.

    1. “Sungai ini memiliki gelombang setinggi gunung.”

Dalam kalimat ini, gelombang sungai yang sebenarnya tidak setinggi gunung digambarkan secara berlebihan untuk memberikan kesan yang dramatis.

Kesimpulan

Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang menggunakan perbandingan berlebihan untuk memberikan kesan yang kuat atau efek dramatis. Ciri-ciri utama dari majas ini adalah penggunaan perbandingan berlebihan, penggunaan kata-kata kiasan, dan memberikan kesan yang berlebihan. Contoh-contoh majas hiperbola meliputi perbandingan berlebihan pada beratnya tas, kecepatan lari, dan tinggi gelombang sungai.

Sekian artikel mengenai majas hiperbola ini. Semoga penjelasan di atas dapat membantu kamu memahami konsep dan penggunaan majas ini. Jika kamu ingin membaca artikel menarik lainnya, jangan lupa kembali ke sini ya, Sahabat Shukpopup! Sampai jumpa kembali!