Langkah -langkah Mendapatkan Beasiswa untuk Siswa Disabilitas (ADiK)

Pemerintah menawarkan beasiswa kepada siswa penyandang disabilitas. Untuk mendapatkan beasiswa, banyak prosedur yang harus diikuti dan diselesaikan. Tujuan dari beasiswa ini adalah untuk memberikan pendidikan yang setara kepada seluruh warga negara Indonesia sehingga dapat memajukan peradaban positif di masa depan.

Peradaban yang besar tentu juga mendapatkan pengaruh keberhasilan dan peningkatan intelektualitas generasi. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil yang terbaik, sangat penting untuk mencapai pendidikan yang berkualitas.

Sehingga hal ini menyebabkan tidak semua generasi dapat menikmati sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas. Ada banyak faktor penghambat. Salah satunya disebabkan oleh masalah keuangan, lingkungan sosial atau bahkan keadaan internal.

Hal ini menjadi masalah baru bagi bangsa jika siswa masuk dalam kategori ABK (Anak Berkebutuhan Khusus).

Oleh karena itu, untuk menciptakan generasi cerdas, termasuk berkebutuhan khusus, pemerintah berupaya menyelenggarakan berbagai program, salah satunya adalah pemberian beasiswa bagi siswa difabel.

Pelajari tentang Beasiswa AdiK

Beasiswa AdiK sendiri diperuntukkan bagi siswa penyandang disabilitas agar mereka dapat mengejar cita-citanya dan melanjutkan studinya, khususnya ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan mengikuti seleksi program beasiswa, diharapkan kesenjangan intelektual antar generasi dapat dikurangi.

Selain itu, pendidikan ini bertujuan untuk mewujudkan impian generasi ini sebagai agen perubahan bagi bangsa.

Program ini diperuntukkan bagi penyandang disabilitas, warga Wilayah Papua, 3T dan mahasiswa dari keluarga TKI berdasarkan persyaratan tertentu. Jadi apa persyaratannya?

Langkah-langkah mendaftar beasiswa AdiK

Mendapatkan beasiswa tersebut tentu tidak mudah karena banyak syarat yang harus dipenuhi. Diantaranya:

  • Pertama, Anda perlu mengakses melalui laman https://adik.kemdikbud.go.id/. Semua informasi mengenai jadwal pendaftaran dan pertanyaan dapat dicari melalui halaman tersebut.
  • Kedua, berdasarkan keterangan subkoordinator beasiswa, ia menegaskan bahwa mahasiswa yang diperbolehkan mendaftar dapat memenuhi pedoman peraturan UU No. Kedelapan 2016 tentang penyandang disabilitas.
  • Ketiga, untuk mendapatkan beasiswa, Anda harus melampirkan surat pernyataan baik dari lembaga resmi maupun profesi yang memiliki kompetensi dalam menilai status penyandang disabilitas. Misalnya, jika Anda mengalami gangguan pendengaran, Anda perlu menyertakan surat pernyataan resmi dari dokter THT Anda agar dapat menjadi pertimbangan administratif saat mengajukan beasiswa.
  • Keempat, beasiswa untuk mahasiswa baru. Pada dasarnya, siswa yang melanjutkan juga dapat mendaftar. Namun, panitia akan mengutamakan mahasiswa baru yang mendaftar.
  • Kelima, calon pelamar Beasiswa AdiK harus memasukkan data diri ke dalam Sistem Beasiswa AdiK berdasarkan formulir yang dapat diunduh. Data yang dimasukkan biasanya berupa data NIK, NISN, dan NPSN.

Prosedur Pelaksanaan Beasiswa AdIK Disabilitas

Ruang lingkup beasiswa terdiri dari beberapa dana. Diantaranya adalah biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya pendampingan. Setiap biaya tentunya memiliki cakupan biaya yang berbeda. Biaya kuliah akan disesuaikan dengan kisaran rata-rata pendidikan mahasiswa non-beasiswa dan berdasarkan program studi yang dipilih mahasiswa.

Nah, itulah ulasan mengenai beasiswa untuk mahasiswa difabel. Ini mungkin berguna.